Rahasia Sholat Dhuha

16 06 2008

Republika Senin, 09 Juni 2008

Rahasia Shalat Dhuha

Oleh : Amir Faishol Fath


Allah SWT dalam beberapa ayat bersumpah dengan waktu dhuha. Dalam
pembukaan surat Assyams, Allah berfirman, ”Demi matahari dan demi waktu
dhuha.” Bahkan, ada surat khusus di Alquran dengan nama Addhuha.
Pada pembukaannya, Allah berfirman, ”Demi waktu dhuha.” Imam Arrazi
menerangkan bahwa Allah SWT setiap bersumpah dengan sesuatu, itu
menunjukkan hal yang agung dan besar manfaatnya. Bila Allah bersumpah
dengan waktu dhuha, berarti waktu dhuha adalah waktu yang sangat penting.
Benar, waktu dhuha adalah waktu yang sangat penting. Di antara doa
Rasulullah SAW: Allahumma baarik ummatii fii bukuurihaa. Artinya, ”Ya
Allah berilah keberkahan kepada umatku di waktu pagi.”
Ini menunjukkan bahwa orang-orang yang aktif dan bangun di waktu pagi
(waktu subuh dan dhuha) untuk beribadah kepada Allah dan mencari nafkah
yang halal, ia akan mendapatkan keberkahan. Sebaliknya, mereka yang
terlena dalam mimpi-mimpi dan tidak sempat shalat Subuh pada waktunya, ia
tidak kebagian keberkahan itu.
Abu Dzar meriwayatkan sebuah hadis. Rasulullah SAW bersabda, ”Bagi
tiap-tiap ruas anggota tubuh kalian hendaklah dikeluarkan sedekah baginya
setiap pagi. Satu kali membaca tasbih (subhanallah ) adalah sedekah, satu
kali membaca tahmid (alhamdulillah) adalah sedekah, satu kali membaca
takbir (Allahu Akbar) adalah sedekah, menyuruh berbuat baik adalah
sedekah, dan mencegah kemungkaran adalah sedekah. Dan, semua itu bisa
diganti dengan dua rakaat shalat Dhuha.” (HR Muslim).
Aisyah menceritakan bahwa Rasulullah SAW selalu melaksanakan shalat Dhuha
empat rakaat. Dalam riwayat Ummu Hani’, ”Kadang Rasulullah SAW
melaksanakan shalat Dhuha sampai delapan rakaat.” (HR Muslim). Imam
Attirmidzi dan Imam Atthabrani meriwayatkan sebuah hadis yang menjelaskan
bahwa bila seseorang melaksanakan shalat Subuh berjamaah di masjid, lalu
ia berdiam di tempat shalatnya sampai tiba waktu dhuha, kemudian ia
melaksanakan shalat Dhuha, ia akan mendapatkan pahala seperti naik haji
dan umrah diterima. Para ulama hadis merekomendasikan hadis ini
kedudukannya hasan.
Jelaslah bahwa shalat Dhuha sangat penting bagi orang beriman. Penting
bukan karena–seperti yang banyak dipersepsikan- -shalat Dhuha ada
hubungannya dengan mencari rezeki, melainkan ia penting karena sumpah
Allah SWT dalam Alquran. Maka, sungguh bahagia orang-orang beriman yang
memulai waktu paginya dengan shalat Subuh berjamaah di masjid, lalu
dilanjutkan dengan shalat Dhuha.


Actions

Information

Leave a comment