Emergency Kit

5 10 2008

Apakah yang harus dibawa sebagai “emergency kit” selama mengadakan perjalanan jauh dengan kendaraan ?

Pertanyaan tersimpan dalam benak kami, ketika pulang dari umroh selama 10 hari terakhir romadhon, sebuah musibah dialami teman kami dalam perjalanan pulang. Anaknya yang masih bayi berusia 6 bulan tersiram air panas. Untungnya -type jawa banget yah… mendapat musibah masih untung- yang terkena hanya sebatas paha kebawah. Tetapi lumayan parah, paha di sebelah kaki kiri bayi melepuh. Sungguh tangisan si bayi sangat menyayat hati. Apalagi kejadiannya menjelang subuh. Berawal dari niat baik sang ayah yang memberikan teh panas kepada si ibu yang sedang menggendong bayinya. Ternyata niat baik itu adalah tindakan kecerobohan. Begitu kejadian kita pada nggak tahu mesthi berbuat apa. Segera saja sang ibu menyiramkan air dingin ke bagian yang tersiram air panas. Maksudnya mentralisir panas itu. Kemudian datang seorang yang menyarankan memberikan olesan kecap ke permukaan kulit yang tersiram -katanya agar nggak melepuh, sesuai dengan tips yang dia dapat di majalah femina… benar nggak sih ?-. Kemudian kita ingat ada suami isteri perawat yang berada dalam rombongan kita. Kita bangunkan mereka dan selanjutnya mereka mengambil inisiatif pertolongan pertamanya. Pernyataan pertama yang muncul dari bapak perawat adalah bahwa dia menyimpan “emergency kit” di dalam tas, barangkali disitu ada cream buat luka bakar. Ternyata setelah dicari-cari, cream tersebut tidak ketemu. Untug – eh untung lagi – ada seorang anggota rombongan yang menyimpan cream di dalam kopernya. Setelah di cek oleh si bapak perawat, cream tersebut applicable buat luka bakar. Alhamdulillah…

Pengalaman ini memberi pelajaran bagus buat saya sendiri, bahwa kalau mengadakan perjalanan rombongan itu alangkah baiknya kalau kita mengenal semua anggota rombongan dan tahu expertise apa yang dimiliki oleh para anggota rombongan. Misalnya ada yang dokter atau perawat, kan bisa diminta pertolongannya tuh saat-saat emergency. Kedua, ketika mengadakan perjalanan jauh sebaiknya disiapkan terlebih dahulu emergency kit yang berguna untuk memberikan pertolongan pertama bila terjadi kecelakaan dan luka-luka.

Pertanyaannya, emergency kit yang bagaimana yang mesthi dibawa ?